Review Redmi Pad 2 Indonesia: Tablet 2 Jutaan Layar 2.5K & Baterai 9000mAh
Review lengkap Redmi Pad 2 (2025): tablet Xiaomi Rp 1.999.000 dengan layar 11 inci 2.5K 90Hz, Helio G100-Ultra, baterai 9000mAh, dan dukungan stylus. Cek kelebihan & kekurangannya!

Tablet Terjangkau dengan Spesifikasi Menarik
Pasar tablet Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran Redmi Pad 2 pada Juli 2025. Sebagai penerus lini tablet terjangkau dari Xiaomi, Redmi Pad 2 menawarkan kombinasi menarik antara harga ekonomis dengan spesifikasi yang kompetitif di kelasnya. Tablet ini diposisikan sebagai perangkat serbaguna untuk kebutuhan hiburan, pembelajaran online, dan produktivitas ringan seluruh anggota keluarga.
Dengan banderol mulai dari Rp 1.999.000 untuk varian 4GB RAM dan 128GB penyimpanan internal, Redmi Pad 2 menonjolkan beberapa keunggulan seperti desain unibodi metal yang premium, layar beresolusi 2.5K dengan refresh rate 90Hz, chipset MediaTek Helio G100-Ultra, serta baterai berkapasitas jumbo 9000mAh. Tablet ini juga mendukung aksesori Redmi Smart Pen dengan 4096 level tekanan untuk kebutuhan menulis dan menggambar digital.
Yang membedakan Redmi Pad 2 dari tablet entry-level lainnya adalah perhatian Xiaomi terhadap kualitas build dan pengalaman multimedia. Empat speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos, sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15, serta fitur interkonektivitas dengan ekosistem Xiaomi menjadikannya pilihan menarik di segmen harga 2 jutaan. Review mendalam ini akan membedah setiap aspek dari Redmi Pad 2 untuk membantu Anda memutuskan apakah tablet ini sesuai dengan kebutuhan.
Kelebihan Redmi Pad 2: Nilai Jual Utama
1. Desain Premium dengan Material Metal Unibodi
Redmi Pad 2 menghadirkan desain yang terasa mahal meski dijual dengan harga terjangkau. Material aluminium unibodi pada bagian belakang dan frame memberikan kesan solid dan kokoh saat digenggam. Dengan ketebalan hanya 7.36mm dan bobot sekitar 510 gram, tablet ini terasa ramping namun tetap proporsional untuk ukuran layar 11 inci.
Desain minimalis dengan back cover polos tanpa banyak embel-embel membuat tampilan terlihat elegan. Sudut yang membulat dipadukan dengan frame datar membuatnya nyaman dipegang dalam waktu lama. Pilihan warna Graphite Gray, Mint Green, dan Lavender Purple menghadirkan kesan playful dan ekspresif, tidak monoton seperti kebanyakan tablet di kelasnya. Konektivitas fisik meliputi USB Type-C, jack audio 3.5mm, serta slot microSD di sisi atas, sementara empat grill speaker tersusun simetris di sisi kiri dan kanan.
2. Layar Luas 11 Inci 2.5K dengan Refresh Rate 90Hz
Salah satu nilai jual terbesar Redmi Pad 2 adalah layarnya. Panel IPS LCD berukuran 11 inci dengan resolusi 2560 x 1600 piksel menghadirkan tingkat kerapatan 274 ppi, sehingga tampilan teks, gambar, dan video terlihat tajam dan jelas. Dukungan 10-bit color depth memungkinkan layar menampilkan hingga 1.07 miliar warna, memberikan pengalaman visual yang lebih kaya dibandingkan tablet entry-level lain.
Refresh rate hingga 90Hz dengan teknologi AdaptiveSync membuat transisi layar lebih mulus saat scrolling, bermain game, atau menonton video. Kecerahan maksimum mencapai 600 nits menurut klaim Xiaomi, dengan hasil uji mencapai sekitar 495 nits untuk penggunaan indoor dan outdoor, membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari. Sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light juga hadir untuk melindungi mata dari kelelahan saat penggunaan jangka panjang.
3. Performa Memadai dengan Chipset Helio G100-Ultra
Redmi Pad 2 mengandalkan chipset MediaTek Helio G100-Ultra dengan fabrikasi 6nm. Konfigurasi CPU terdiri dari dua inti performa Cortex-A76 berkecepatan hingga 2.2 GHz dan enam inti efisiensi Cortex-A55 hingga 2.0 GHz, dipadukan dengan GPU Mali-G57 MC2. Kemampuannya sudah cukup untuk kebutuhan harian seperti browsing, streaming, belajar online, dan game ringan hingga menengah.
Game seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile dapat berjalan lancar pada pengaturan menengah dengan frame rate 60 FPS, meskipun untuk game berat seperti Genshin Impact masih terbatas. RAM 4GB LPDDR4X yang tersedia di Indonesia memang terbatas untuk multitasking berat, namun masih memadai untuk membuka 2-3 aplikasi sekaligus dalam mode split screen. Penyimpanan 128GB UFS 2.2 memberikan kecepatan baca-tulis yang lebih baik, dan dapat diperluas hingga 2TB melalui slot microSD.
4. Baterai Jumbo 9000mAh untuk Daya Tahan Luar Biasa
Salah satu keunggulan utama Redmi Pad 2 adalah baterai berkapasitas 9000mAh, lebih besar dibanding Redmi Pad SE yang hanya 8000mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, tablet sanggup bertahan hingga 17 jam untuk pemutaran video, 234 jam untuk musik, atau lebih dari dua hari untuk penggunaan ringan. Berdasarkan pengujian GSMArena, daya tahan baterai Redmi Pad 2 termasuk kategori sangat baik untuk sebuah tablet di kelasnya.
Namun, pengisian dayanya hanya mendukung fast charging 18W, dan paket penjualan standar hanya menyertakan charger 15W. Dari 0 persen hingga penuh, butuh waktu sekitar tiga jam. Meski terkesan lambat, daya tahan baterai yang panjang membuat tablet ini nyaman digunakan untuk maraton film atau belajar online tanpa sering mengisi ulang daya. Pengguna dapat membeli adaptor 18W secara terpisah untuk pengisian lebih optimal.
5. Audio Berkualitas dengan Empat Speaker Dolby Atmos
Redmi Pad 2 dibekali empat speaker stereo yang ditempatkan dalam orientasi landscape, sehingga suara terdengar lantang, jelas, dan memiliki efek stereo yang lebih luas. Dukungan teknologi Dolby Atmos memberikan pengalaman audio imersif saat menonton film, bermain game, atau mendengarkan musik. Bass memang tidak terlalu dalam, tetapi sudah cukup untuk penggunaan harian dan wajar mengingat harganya.
Tablet ini masih menyediakan port audio 3.5mm serta dukungan codec Bluetooth seperti SBC, AAC, aptX HD, dan LDAC, jadi pengguna bisa memakai earphone kabel atau TWS sesuai kebutuhan. Menariknya, tablet ini sudah dilengkapi dengan equalizer 10 band untuk mengatur suara sesuai selera. Kombinasi layar besar dan speaker stereo membuat perangkat ini layak dijadikan pusat hiburan di rumah.
6. Dukungan Stylus Redmi Smart Pen dengan 4096 Level Tekanan
Redmi Pad 2 mendukung Redmi Smart Pen, stylus resmi dari Xiaomi dengan 4096 level tekanan, sehingga sensasi menulis terasa presisi dan alami seperti pena. Perangkat ini nyaman untuk mencatat, menggambar, belajar mewarnai anak, hingga membuat mockup desain ringan di aplikasi digital drawing. Kinerja stylus ini menghadirkan respons rendah lag dan akurasi yang baik, sehingga tulisan tangan maupun goresan sketsa dapat terekam dengan rapi.
Hal ini sangat menarik karena jarang tablet di kelas harganya yang mendukung kemampuan seperti ini. Kompatibilitas stylus ini luas dan bisa dipakai di berbagai aplikasi pencatatan dan gambar, bermanfaat untuk kebutuhan keluarga mulai dari pelajar hingga orang tua. Redmi Smart Pen dijual terpisah seharga Rp 699.000, namun saat peluncuran terdapat promo bundling dengan harga Rp 2.598.000 untuk tablet dan stylus selama periode 4-31 Juli 2025.
7. Sistem HyperOS 2 dengan Fitur Interkonektivitas Xiaomi
Redmi Pad 2 menjalankan sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15, yang membawa peningkatan kecepatan, efisiensi baterai, dan fitur multitasking lebih optimal. Di sisi perangkat lunak, HyperOS 2 menyediakan Split Screen dan Floating Window yang mempermudah membuka banyak aplikasi sekaligus, sehingga pengalaman kerja dan belajar meningkat. Xiaomi juga memberikan jaminan update OS sebanyak 2 kali serta update keamanan selama 3 tahun.
Fitur Xiaomi Interconnectivity memungkinkan tablet terhubung dengan berbagai perangkat buatan Xiaomi seperti smartphone. Pengguna dapat menikmati fitur Call Sync untuk menerima panggilan dari ponsel langsung di tablet, Network Sync untuk terhubung otomatis ke hotspot ponsel Xiaomi hanya dengan satu klik, serta Clipboard bersama untuk menyalin teks dari ponsel ke tablet atau sebaliknya. Tablet ini juga mendukung Wireless Display Extension sehingga dapat dipakai sebagai layar tambahan untuk laptop atau PC.
Kekurangan Redmi Pad 2: Hal yang Perlu Dipertimbangkan
1. RAM 4GB Terbatas untuk Multitasking Berat
Di Indonesia, Redmi Pad 2 hanya hadir dengan varian RAM 4GB dan storage 128GB UFS 2.2, sementara pasar global sudah menawarkan opsi 6GB dan 8GB. Kapasitas 4GB jelas kurang ideal untuk multitasking berat, terutama saat membuka banyak aplikasi, banyak tab browser, atau melakukan editing ringan secara bersamaan. Untuk penggunaan dasar memang masih aman, tetapi di tahun 2025, multitasking dengan banyak aplikasi bisa terasa lebih berat dibanding perangkat dengan RAM 6GB atau 8GB.
Meski tersedia slot microSD hingga 2TB untuk memperluas penyimpanan, tidak adanya opsi RAM lebih besar membuatnya kurang fleksibel untuk pemakaian jangka panjang. Pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi dapat mempertimbangkan versi 4G dengan RAM 6GB yang dijual seharga Rp 2.999.000.
2. Hanya Mendukung WiFi 5 Tanpa Konektivitas Seluler
Tablet versi WiFi only ini hanya dibekali WiFi 5 tanpa dukungan SIM card pada model standar. Pengguna yang sering bekerja di luar rumah harus mengandalkan hotspot dari ponsel, yang tentunya kurang efisien dan kadang merepotkan. Ketiadaan jaringan 4G atau 5G pada versi standar membuatnya kalah bersaing dengan beberapa tablet lain di kelas harga yang sama yang sudah mendukung konektivitas seluler.
Bagi yang membutuhkan konektivitas 4G LTE, Xiaomi telah meluncurkan Redmi Pad 2 4G yang mendukung dual SIM pada Maret 2026 dengan harga Rp 2.999.000 untuk varian 6GB RAM dan 128GB storage. Model ini dilengkapi modem 4G LTE Cat-13 dari MediaTek untuk akses internet di mana pun tanpa bergantung pada WiFi.
3. Fast Charging 18W Terasa Lambat untuk Baterai 9000mAh
Meskipun ketahanan baterainya patut diacungi jempol, proses pengisian daya jadi cerita berbeda. Dengan kapasitas besar 9000mAh namun hanya mendukung charging 18W, waktunya terasa cukup memakan waktu untuk mencapai 100 persen, yaitu sekitar 3 jam. Kompetitor di kelasnya sudah mulai menawarkan fast charging hingga 30W ke atas, sehingga pengalaman mengisi daya Redmi Pad 2 terkesan kurang efisien.
Yang lebih disayangkan lagi, charger bawaan hanya berkekuatan 15W, padahal tablet ini mendukung pengisian hingga 18W. Artinya pengguna perlu membeli adaptor yang lebih cepat secara terpisah untuk mendapatkan kecepatan pengisian optimal. Untuk tablet dengan mobilitas tinggi, kecepatan pengisian yang lambat bisa menjadi pertimbangan penting.
4. Tidak Ada Sensor Sidik Jari
Sayangnya, Redmi Pad 2 tidak tersedia sensor sidik jari, sehingga sistem keamanan hanya mengandalkan PIN, pola, password, dan face unlock berbasis kamera. Untuk kebutuhan video call, kamera depan beresolusi 5MP diposisikan di sisi panjang layar sehingga lebih natural saat digunakan dalam mode landscape. Meski kualitasnya tidak istimewa, kamera depan ini sudah mencukupi untuk Zoom, Google Meet, atau panggilan video harian.
Kamera belakang 8MP juga hanya cocok untuk kebutuhan dokumentasi sederhana dan tidak dirancang untuk fotografi serius. Hasil foto cenderung biasa saja dalam kondisi cahaya terang, dan begitu pencahayaan menurun, detail foto ikut berkurang dengan dynamic range yang terbatas.
Perbandingan dengan Kompetitor: Redmi Pad 2 vs Samsung Galaxy Tab A9 Plus
Di segmen harga 2-3 jutaan, Redmi Pad 2 bersaing ketat dengan Samsung Galaxy Tab A9 Plus yang merupakan salah satu tablet populer di Indonesia. Samsung Galaxy Tab A9 Plus menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 695 yang lebih stabil dibanding MediaTek Helio G100-Ultra pada Redmi Pad 2. Dari sisi performa murni, Snapdragon 695 menawarkan konsistensi lebih baik untuk penggunaan jangka panjang, meskipun Helio G100-Ultra lebih kencang dalam beberapa skenario.
Untuk layar, keduanya sama-sama menggunakan panel 11 inci dengan refresh rate 90Hz, namun Redmi Pad 2 unggul dengan resolusi 2.5K yang lebih tajam dibanding resolusi 1920 x 1200 piksel pada Galaxy Tab A9 Plus. Dari sisi baterai, Redmi Pad 2 menawarkan kapasitas 9000mAh yang lebih besar dibanding 8000mAh pada Galaxy Tab A9 Plus, memberikan daya tahan lebih lama.
Samsung Galaxy Tab A9 Plus memiliki keunggulan pada ekosistem Samsung dan dukungan Samsung DeX yang memungkinkan penggunaan layaknya desktop, serta opsi konektivitas 5G pada varian tertentu. Namun dari segi value for money, Redmi Pad 2 menawarkan paket lebih lengkap dengan dukungan stylus, empat speaker Dolby Atmos, dan material build premium pada harga yang kompetitif. Pilihan antara keduanya bergantung pada preferensi ekosistem dan kebutuhan konektivitas.
Untuk Siapa Redmi Pad 2 Ini?
Redmi Pad 2 sangat cocok untuk beberapa segmen pengguna berikut:
- Pelajar dan Mahasiswa: Dengan layar luas 11 inci, dukungan stylus untuk mencatat, dan baterai tahan lama, tablet ini ideal untuk mengikuti kelas online, membaca e-book, dan mengerjakan tugas ringan.
- Keluarga untuk Hiburan: Empat speaker Dolby Atmos dan layar 2.5K menjadikannya pusat hiburan keluarga untuk menonton film, streaming konten, atau bermain game kasual bersama anak-anak.
- Pekerja Mobile Ringan: Bagi yang membutuhkan perangkat untuk email, browsing, video conference, dan editing dokumen ringan, Redmi Pad 2 menawarkan produktivitas memadai dengan mobilitas tinggi.
- Kreator Pemula: Dukungan Redmi Smart Pen dengan 4096 level tekanan membuat tablet ini cocok untuk belajar digital drawing, sketching, atau note-taking dengan pengalaman natural.
- Pengguna Ekosistem Xiaomi: Fitur interkonektivitas HyperOS 2 memungkinkan integrasi seamless dengan smartphone dan perangkat Xiaomi lainnya untuk pengalaman ekosistem yang kohesif.
Namun, Redmi Pad 2 kurang cocok untuk power user yang membutuhkan multitasking intensif dengan banyak aplikasi berat secara bersamaan, gamer hardcore yang menginginkan performa grafis maksimal, atau profesional yang memerlukan tablet dengan akurasi warna tinggi untuk pekerjaan desain dan editing multimedia tingkat lanjut. Bagi pengguna tersebut, pilihan seperti Redmi Pad 2 Pro atau tablet kelas menengah atas akan lebih sesuai.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Redmi Pad 2 merupakan tablet entry-level yang berhasil memberikan nilai lebih di atas harga jualnya. Dengan banderol Rp 1.999.000, tablet ini menawarkan kombinasi solid antara desain premium metal unibodi, layar 11 inci 2.5K 90Hz yang jernih, performa memadai dari chipset Helio G100-Ultra, baterai jumbo 9000mAh dengan ketahanan luar biasa, serta audio berkualitas dengan empat speaker Dolby Atmos.
Dukungan terhadap Redmi Smart Pen memberikan nilai tambah signifikan untuk produktivitas dan kreativitas, sementara sistem HyperOS 2 dengan fitur interkonektivitas Xiaomi memperkaya pengalaman pengguna dalam ekosistem. Meski memiliki keterbatasan seperti RAM 4GB yang terbatas untuk multitasking berat, konektivitas WiFi only tanpa dukungan SIM card pada model standar, fast charging 18W yang terasa lambat, serta tidak adanya sensor sidik jari, kekurangan-kekurangan tersebut masih wajar untuk segmen harganya.
Sebagai tablet multimedia dan pembelajaran dengan harga terjangkau, Redmi Pad 2 menjadi pilihan sangat menarik di pasar Indonesia. Tablet ini berhasil membuktikan bahwa perangkat berkualitas tidak harus mahal, dan cocok untuk pelajar, keluarga, serta pekerja mobile yang membutuhkan perangkat produktif dengan budget terbatas. Bagi yang membutuhkan konektivitas seluler, tersedia pilihan Redmi Pad 2 4G dengan RAM 6GB seharga Rp 2.999.000.
Harga Terkini:
- Redmi Pad 2 WiFi Only (4GB/128GB): Rp 1.999.000
- Redmi Pad 2 4G (6GB/128GB): Rp 2.999.000
- Redmi Smart Pen: Rp 699.000 (dijual terpisah)
- Promo bundling tablet + stylus (periode terbatas): Rp 2.598.000
Verdict Akhir: Redmi Pad 2 layak direkomendasikan sebagai salah satu tablet terbaik di kelasnya dengan score 8.2 dari 10. Kombinasi layar berkualitas, daya tahan baterai luar biasa, audio imersif, dan dukungan stylus menjadikannya investasi cerdas untuk kebutuhan multimedia dan pembelajaran. Tersedia di toko resmi Xiaomi, Erafone, Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, dan TikTok Shop dengan garansi resmi 1 tahun dari Xiaomi Indonesia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Harga Redmi Pad 2 versi WiFi only dengan RAM 4GB dan storage 128GB adalah Rp 1.999.000. Sedangkan untuk versi 4G dengan RAM 6GB dan storage 128GB dibanderol Rp 2.999.000. Tersedia promo bundling dengan Redmi Smart Pen seharga Rp 2.598.000 pada periode tertentu.
Redmi Pad 2 cocok untuk gaming ringan hingga menengah seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile dengan settingan 60 FPS. Chipset Helio G100-Ultra cukup kencang untuk game kasual, namun untuk game berat seperti Genshin Impact performanya masih terbatas karena GPU Mali-G57 MC2 dan RAM 4GB.
Dengan baterai 9000mAh, Redmi Pad 2 mampu bertahan hingga 17 jam untuk pemutaran video, 234 jam untuk mendengarkan musik, atau lebih dari 2 hari untuk penggunaan ringan. Dalam kondisi standby, tablet ini dapat bertahan hingga 86 hari. Pengisian daya membutuhkan sekitar 3 jam dengan charger 18W.
Redmi Pad 2 versi standar WiFi only tidak mendukung kartu SIM. Namun, tersedia Redmi Pad 2 4G yang diluncurkan pada Maret 2026 dengan dukungan dual SIM dan jaringan 4G LTE Cat-13, dijual seharga Rp 2.999.000 dengan RAM 6GB dan storage 128GB.
Ya, Redmi Pad 2 mendukung Redmi Smart Pen dengan 4096 level tekanan yang memberikan pengalaman menulis dan menggambar alami. Stylus ini dijual terpisah seharga Rp 699.000 dan cocok untuk kebutuhan mencatat, menggambar digital, serta aplikasi produktivitas. Namun tablet ini belum mendukung sistem magnetik untuk menempelkan stylus.
Bagikan:
chat
